18 Oktober 2008
by adem
Komunikasi adalah salah satu kebutuhan manusia, dan itu harus terpenuhi. 70% waktu jaga kita digunakan untuk berkomunikasi. Komunikasi menentukan kualitas hidup kita. Ketidakadaan komunikasi dalam kehidupan seseorang berakibat jauh lebih dahsyat dari hanya sekedar terpuruknya kualitas hidupnya, yaitu ketidakmampuan untuk mempertahankan kehidupannya itu sendiri.
Kita percaya, manusia tunduk pada hukum hereditas. Penampilan kita ditentukan oleh penampilan kedua orang tua kita, ½-nya kita dari ibu dan ½-nya lagi dari ayah. Dalam hal kecerdasan, kita dapat mengusahakan kecerdasan anak manusia menjadi jauh lebih cerdas dari orang tuanya. Setiap anak manusia dilahirkan dengan otak yang mempunyai potensi yang sama dengan otak Albert Einstein. Setiap anak dilahirkan berpeluang secerdas Albert Einstein. Usaha dalam mengembangkan dan meningkatkan kecerdasan anak harus dilakukan dengan bijak. Anak punya dunianya yang tidak sepenuhnya sama dengan dunia orang tuanya.
Plato (427 – 347 SM) mempunyai gagasan agar yang memimpin negara adalah manusia terbaik di negara itu. Mereka itu adalah manusia yang menjadikan kepalanya sebagai sumber berprilaku.
Read the rest of this entry »
Category Psikologi |
No Comments »
27 September 2008
by adem
(Bagian Pertama)
Cerdas menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dsb) atau tajam pikirannya. Usaha mencetak anak manusia yang cerdas telah berlangsung sejak anak manusia menghuni bumi ini. Ada banyak cerita. Beberapa akan disampaikan di sini. Kita awali dari lamunan Raja Frederik II, penguasa Sicilia abad XIII. Ia ingin mengetahui bahasa apa yang akan dipergunakan anak-anak, bila mereka dibesarkan tanpa diajari berbicara. Digelarlah percobaan. Sejumlah bayi dibawa ke laboratoriumnya. Ibu-ibunya disuruh memandikan dan menyusukannya, tetapi mereka dilarang mengajak bicara. Hasilnya menakjubkan! Semua bayi dalam percobaan itu mati, semuanya. Kenapa demikian?
Read the rest of this entry »
Category Psikologi |
No Comments »
27 September 2008
by adem
“Wahai manusia, sudah datang kepada kalian bulan Tuhan yang membawa berkat, rahmat, dan ampunan; bulan yang paling utama di sisi Tuhan dari bulan mana pun. Paling utama hari-harinya, malam-malamnya, bahkan jam demi jamnya. Inilah bulan ketika kalian diundang untuk menjadi tamu-tamu Tuhan. di bulan ini, kalian dijadikan orang yang berhak menerima jamuan Tuhan. Di bulan ini, napas kalian menjadi tasbih, tidur kalian ibadah, amal kalian diterima, dan doa kalian dijawab. Mohonlah kepada Allah dengan niat yang tulus dan hati yang bersih, supaya Dia membimbing kamu untuk menjalankan puasanya dan membaca Kitab-Nya. Malanglah orang yang tidak mendapat ampunan Tuhan di bulan yang agung ini. Kenanglah lapar dan dahaga kamu di bulan ini, lapar dan dahaga di hari kiamat. Besedekahlah kepada fakir miskin.
Muliakan para pemimpin kamu dan kasih sayangi orang-orang kecil di antara kamu. Sambungkan persaudaraan kamu. Pelihara lidah kamu. Jagalah dirimu agar kamu tidak melihat apa yang tidak boleh kamu lihat dan tidak mendengar apa yang tidak boleh kamu dengar. Sayangilah anak-anak yatim orang lain supaya Tuhan menyayangi anak-anak yatim kamu.”
(Khotbah Nabi Muhammad saw ketika menyambut bulan Ramadhan).
Read the rest of this entry »
Category Agama |
No Comments »